
Masjid Al-Azhar
Masjid Al-Azhar adalah pusat pembelajaran Islam yang tak lekang oleh waktu di Kairo, didirikan pada tahun 970 M oleh Dinasti Fatimiyah.
Didirikan pada tahun 970 M oleh Kekhalifahan Fatimiyah, Masjid Al-Azhar berdiri sebagai salah satu masjid tertua dan paling bergengsi di dunia Islam. Namanya, yang berarti 'yang paling bersinar', mencerminkan baik makna spiritual maupun kemegahan arsitekturnya. Selama berabad-abad, masjid ini telah diperluas dan dipugar oleh dinasti-dinasti berikutnya, menghasilkan perpaduan harmonis gaya Fatimiyah, Mamluk, dan Ottoman. Lima menara masjid, mihrab marmer yang rumit, dan halaman yang tenang menawarkan sekilas warisan agama dan budaya Kairo yang kaya.
Selain perannya sebagai tempat ibadah, Al-Azhar dikenal secara global sebagai pusat keilmuan Islam. Universitas Al-Azhar yang berdekatan, didirikan tak lama setelah masjid, dianggap sebagai universitas tertua yang memberikan gelar di dunia. Saat ini, pengunjung dapat menjelajahi aula masjid yang tenang, menyaksikan ritme shalat harian, dan merasakan suasana situs yang telah membentuk pemikiran Islam selama lebih dari seribu tahun.
Informasi Pengunjung
| Jam Buka | Biasanya buka setiap hari; cek secara lokal untuk waktu shalat dan akses pengunjung. |
|---|---|
| Biaya Masuk | Gratis (donasi dihargai); akses mungkin dibatasi selama waktu shalat. |
| Kode Pakaian | Pakaian sopan diwajibkan; wanita harus menutupi rambut dan lengan. |
| Durasi Kunjungan | 1–2 jam |
970
Pendirian
Masjid Al-Azhar didirikan oleh Kekhalifahan Fatimiyah sebagai masjid pertama di Kairo.
988
Pendirian Universitas
Universitas Al-Azhar didirikan, menjadi pusat utama pembelajaran Islam.
Abad ke-14–16
Perluasan dan Renovasi
Masjid mengalami perluasan signifikan di bawah pemerintahan Mamluk dan Ottoman.
Abad ke-20
Restorasi Modern
Proyek restorasi menjaga fitur bersejarah masjid dan meningkatkan aksesibilitas.
Tips
- Kunjungi di luar waktu shalat utama untuk pengalaman yang lebih tenang dan akses yang lebih luas ke dalam masjid.
- Fotografi umumnya diperbolehkan, tetapi selalu minta izin sebelum memotret jamaah.
- Tur berpemandu tersedia dan dapat memberikan wawasan berharga tentang sejarah dan arsitektur masjid.
Apakah non-Muslim boleh mengunjungi Masjid Al-Azhar?
Ya, non-Muslim dipersilakan mengunjungi di luar waktu shalat, tetapi diharapkan berpakaian sopan dan menghormati adat setempat.
Apakah ada biaya masuk?
Tidak ada biaya masuk resmi, tetapi donasi untuk pemeliharaan sangat dihargai.
Apakah tersedia tur berpemandu?
Ya, tur berpemandu dapat diatur di lokasi atau melalui operator tur lokal.
Lebih banyak tempat yang mungkin Anda suka
Destinasi terkait
Temukan destinasi di sekitar Anda

